Al Ustadz Ja'far Umar Thalib, Klarifikasi/Rudud/Bantahan

Arsip [1423H/2002M] : [Bag.01/03] Bantahan Terhadap Pidato Luqman Ba’abduh


Bismillah..

Tahdzir

Berikut kami sampaikan rekaman Rudud/Bantahan dari Al-Ustadz Ja’far Umar Thalib –hafidhohullah– terhadap pidato Luqman Ba’abduh di bekas kantor DPW FKAWJ Yogyakarta (Jl. Magelang-Yogyakarta) pada tahun 1423 H silam. Bantahan ini di buat dalam rangka untuk menepis pemahaman yang salah dari Luqman Ba’abduh dan orang-orang yang sepemikiran dengannya tentang hal-hal yang berkaitan dengan Al-Ustadz Ja’far Umar Thalib –hafidhohullah– ketika membubarkan Laskar Jihad dan Forum Komunikasi Ahlussunnah Wal Jama’ah (FKAWJ) tahun 1423 H / 2002 M yang lalu ..

Silahkan di download di sini :

Mirror (Google Site) : http://goo.gl/W2UWc

Barakallahufiikum..

About Salafiyyin

Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh konten blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil, serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,..

Discussion

3 thoughts on “Arsip [1423H/2002M] : [Bag.01/03] Bantahan Terhadap Pidato Luqman Ba’abduh

  1. dari dulu aku yaqin sekali koq kalau si luqman ini kadzdzab terhadap al ustadz alfadhil ja’far umar thalib.dia murid durhaka dan tidak tahu terima kasih sama al ustadz ja’far.padahal sewaktu dia dipercaya oleh beliau sebagai wakil panglima lasykar jihad ,dia selallu ngaku ;ngaku muridnya dst dst.aku berpendapat si luqman yang hina dan al ustadz ja’far yang mulya dengan idzin Allah walaa uzakky ‘alallaahi ahadan.wallahu a’lam bishowab.

    Posted by abdullah faqih | 24 July 2012, 10:36 PM

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Arsip [1423H/2002M] : [Bag.03/03] Bantahan Terhadap Pidato Luqman Ba’abduh « >♥ DOWNLOAD DAKWAH SALAFY ♥< - 19 March 2012

  2. Pingback: Klarifikasi : 01. Pertemuan dengan Ustadz Ja’far di Semarang | DOWNLOAD DAKWAH SALAFY - 2 March 2014

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,071 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]

%d bloggers like this: