Al Ustadz Ja'far Umar Thalib, Daurah

Tabligh Akbar : Membongkar Kesesatan Syi’ah


Bismillah… Membongkar Kesesatan Syi'ah Berikut rekaman Muhadhoroh yang disampaikan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib  حفظه الله , dengan tema : “Membongkar Kesesatan Syi’ah”, Tabligh Akbar ini di selenggarakan pada pada hari Jum’at 13 Jumadil Akhir 1436 H / 3 April 2015 , ba’da shalat Isya’ di Masjid At Taqwa Suronatan, Yogyakarta. Tabligh Akbar ini diselenggarakan guna menjelaskan tentang hakikat agama Syi’ah, sejarah dibangunnya agama Syi’ah, serta makar Syi’ah terhadap Islam dan Muslimin. Beliau juga memperingatkan kaum Muslimin pada umumnya dan pemerintah khususnya tentang bahaya Syi’ah bagi NKRI. Bahkan di akhir kajian beliau memperingatkan dan mengancam pemerintah Iran jika mereka berani menggangu kaum Muslimin di Indonesia, maka kaum Muslimin akan melawannya. Semoga apa yang beliau sampaikan dalam Tabligh Akbar tersebut dapat membangkitkan semangat dan kesadaran kaum Muslimin akan bahaya yang sedang mengintai mereka. Aamiin, was shallahu ‘alaa nabiyyina Muhammad wa ‘alaa aalihi wa sallam. Silahkan di simak dan di download di sini :

Mirror  : 

lainnya ada di File Hosting : (Rapidshare, Freakshare,  Megashares, Bayfiles, Uploaded, Queenshare, Cyberlocker, Ziddu,  Sentmyway, Netload, Turbobit,  Hipfile ) : http://goo.gl/VqfTVi File Asli kami dapatkan dari sini : http://majalah-salafy.com Semoga bermanfaat .. Barakallahufiikum..

About Salafiyyin

Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh konten blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil, serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,..

Discussion

No comments yet.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,171 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]

%d bloggers like this: