Al Ustadz Ja'far Umar Thalib, Daurah

Tabligh Akbar : Islam Rahmatan lil ‘Alamin


Bismillah …

pahlawan islam 2.jpg

 

Berikut rekaman Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib  حفظه الله , dengan tema : “Islam Rahmatan lil `Alamin” , Tabligh Akbar ini di selenggarakan pada hari Senin, tanggal 02 Dzulqai’dah 1436 H / 17 Agustus 2015 Pk. 19.00 wib s.d selesai, di Masjid Al Muhajirin, Kecamatan Gedeg, Mojokerto.

Tabligh Akbar ini diselenggarakan guna memberikan pembekalan ilmu tentang Islam kepada kaum muslimin khusus nya dalam hal Wala’ wal Bara’ supaya mereka mampu memahami bahwa sesungguhnya umat Islam mempunyai kekuatan yang besar dalam menghadapi peperangan di semua lini kehidupan, baik itu perang pemikiran, perang budaya, perang ekonomi, bahkan perang secara fisik, dan lainnya. Umat Islam tidak perlu takut terhadap makar-makar kaum kuffar selama ummat Islam berpegang teguh kepada agama mereka yang lurus dan memegang sunnah (tuntunan) Nabi mereka.

Oleh karena itu semuanya, maka seorang yang berpegang teguh pada agamanya, yang mengikuti sunnah nabinya menjadi seorang yang terasing dari kancah kehidupan ini, sebagaimana keterasingan yang dirasakan pada permulaan kemunculan Islam. Sungguh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah memuji mereka. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : “Maka berbahagialah orang-orang yang dianggap asing itu.

Dalam kesempatan ini juga, ada keterangan serta penjelasan dari Wakapolres Mojokerto mengenai kondisi wilayah mojokerto serta kondisi Tolikara Papua.

Silahkan di simak dan di download di sini :

Mirror  : 

lainnya ada di File Hosting : (Rapidshare, Freakshare,  Megashares, Bayfiles, Uploaded, Queenshare, Cyberlocker, Ziddu,  Sentmyway, Netload, Turbobit,  Hipfile ) : http://goo.gl/tnQHwX

File Asli kami dapatkan dari sini : Whatsapp Majalah Salafy

Semoga bermanfaat .. Barakallahufiikum..

About Salafiyyin

Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh konten blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil, serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,..

Discussion

No comments yet.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,071 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]

%d bloggers like this: