Salafiyyin

Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh konten blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil, serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,..
Salafiyyin has written 867 posts for DOWNLOAD DAKWAH SALAFY

[Rekam. 89] Tafsir Qur’an As Sa’di – Al Baqarah ayat 196 (Lanjutan ke-1) – Manasik Haji


Bismillah..

Cover Tafsir Qur'an As Sa'di

Berikut kami sampaikan Audio Kajian Rutin Islami yang membahas Kitab Tafsir Al Qur’an  karya  Al-’Allamah Asy-Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di -rahimahullah- yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib  حفظه الله di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan, Degolan, Sleman, Yogyakarta.

Silahkan di simak dan di download di sini :

Unduh Matan Kitab Tafsir Qur’an As Sa’di nya disini :

Mirror  :  Continue reading

[Rekam. 88] Tafsir Qur’an As Sa’di – Al Baqarah ayat 196


Bismillah..

Cover Tafsir Qur'an As Sa'di

Berikut kami sampaikan Audio Kajian Rutin Islami yang membahas Kitab Tafsir Al Qur’an  karya  Al-’Allamah Asy-Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di -rahimahullah- yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib  حفظه الله di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan, Degolan, Sleman, Yogyakarta.

Silahkan di simak dan di download di sini :

Unduh Matan Kitab Tafsir Qur’an As Sa’di nya disini :

Mirror  :  Continue reading

[Rekam.06] Bab 65 (Lanjutan) – Kitab Riyadhus Shalihin


Bismillah..

Riyadhus Sholihin - Imam Nawawi rahimahullah

Berikut kami sampaikan Audio Kajian Rutin Islami yang membahas Kitab Hadits Riyadhus Shalihin karya Al-Imam Nawawi -rahimahullah- yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib  حفظه الله  di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan, Degolan, Sleman, Yogyakarta.

65- باب ذكر الموت وقصر الأمل 

574- وعن ابن عمر رضي اللَّه عنهما قال : أَخَذَ رَسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم بِمنكِبِي فَقَالَ : «كُنْ في الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَو عابرُ سَبِيلٍ » وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رضي اللَّه عنهما يقول : إِذا أَمسَيتَ، فَلا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ ، فَلا تَنْتَظِرِ المَسَاءَ ، وخذ مِن صِحَّتِكَ لَمَرَضِك وَمِن حَيَاتِكَ لمَوتِكَ » رواه البخاري .

575- وعنه أَنَّ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « ما حَقُّ امْرِيءٍ مُسلِمٍ لَهُ شَيءٌ يُوصِي فِيهِ . يبِيتُ لَيْلَتَيْنِ إِلاَّ وَوَصِيَّتُهُ مَكْتُوبَةٌ عِنْدَهُ » متفقٌ عليه . هذا لفظ البخاري .

      وفي روايةٍ لمسلمٍ : « يَبِيتُ ثَلاثَ لَيَالٍ » قال ابن عمر : مَا مَرَّتْ عَلَيَّ لَيْلَةٌ مُنذُ سَمِعتُ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال ذلِكَ إِلاَّ وَعِنْدِي وَصِيَّتِي .

576- وعن أَنس رضي اللَّه عنه قال : خَطَّ النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم خُطُوطاً فقال : « هَذا الإِنسَانُ وَهَذا أَجَلُهُ . فَبَيْنَما هو كَذَلِكَ إِذ جَاءَ الخَطُّ الأَقْرَبُ » رواه البخاري .

577- وعن ابن مسعُودٍ رضيَ اللَّه عنه قال : خَطَّ النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم خَطًّا مُرَبَّعاً ، وخَطَّ خَطًّا في الْوَسَطِ خَارِجاً منْهُ ، وَخَطَّ خُططاً صِغَاراً إِلى هَذَا الَّذِي في الوَسَطِ مِنْ جَانِبِهِ الَّذِي في الوَسَطِ ، فَقَالَ : « هَذَا الإِنسَانُ ، وَهَذَا أَجَلُهُ مُحِيطاً بِهِ أو قَد أَحَاطَ بِهِ وَهَذَا الَّذِي هُوَ خَارِجٌ أَمَلُهُ وَهَذِهِ الُخطَطُ الصِّغَارُ الأَعْراضُ ، فَإِنْ أَخْطَأَهُ هَذَا ، نَهَشَهُ هَذا ، وَإِنْ أَخْطَأَهُ هَذا نَهَشَهُ هَذا » رواه البخاري . وَهَذِهِ صُورَتَهُ : الأجل -الأعراض -الأمل

578- وعن أبي هريرة رضيَ اللَّه عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ سَبْعاً، هَل تَنْتَظِرُونَ إلاَّ فَقْراً مُنْسِياً ، أَو غِنَى مُطغِياً ، أَوْ مَرَضاً مُفسِداً ، أو هَرَماً مُفَنِّداً، أَو مَوتاً مُجْهزِاً ، أَو الدَّجَّالَ ، فَشَرُّ غَائِبٍ يُنْتَظَرُ ، أَوِ السَّاعَةَ وَالسَّاعَةُ أَدْهَى وأَمَرُّ ؟، » رواهُ الترمذي وقال :  حديثٌ حسنٌ .

579- وعنه قالَ : قالَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ » يَعني المَوْتَ ، رواه الترمذي وقال : حديثٌ حسنٌ .

580- وعن أبي بن كعب رضي اللَّهُ عنه : كانَ رَسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم إِذا ذَهَبَ ثُلثُ اللَّيْلِ، قامَ فقالَ : « يا أَيها النَّاسُ اذْكُرُوا اللَّه جَاءَتِ الرَاجِفَةُ تَتْبَعُهُا الرَّادِفَةُ، جاءَ المَوْتُ بما فِيهِ ، جاءَ المَوْتُ بما فِيهِ » قلتُ : يا رَسُولَ اللَّهِ إني أكْثِرُ الصَّلاةَ عَلَيْكَ ، فَكَمْ أَجْعَلُ لكَ مِن صَلاتي ؟ قال: « ما شِئْتَ » قُلْتُ الرُّبُعَ ؟ قال : « ما شئْتَ ، فَإِنْ زِدتَ فَهُوَ خَيْرٌ لكَ » قُلُتُ : فَالنِّصْفَ ؟ قالَ « ما شِئْتَ ، فإِنْ زِدْتَ فهو خَيرٌ لكَ » قُلْتُ : فَالثلثَينِ ؟ قالَ : « ما شِئْتَ ، فإِنْ زِدْتَ فهو خَيرٌ لكَ » قُلْتُ : أَجْعَلُ لكَ صَلاتي كُلَّها ؟ قال : إذاً تُكْفي هَمَّكَ، ويُغُفَرُ لكَ ذَنْبُكَ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن .

 

Silahkan di simak dan di download di sini :

Unduh Matan Kitab Riyadhus Sholihin nya disini :

Mirror  :  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-28] Berbuka di rumah bagi orang yang akan bepergian


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 28:

Apakah dibolehkan bagi seorang yang bepergian di bulan Ramadhan untuk berbuka terlebih dulu di rumahnya ataukah harus melewati beberapa cara ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-27] Shalat dan shoum setelah ihtilam


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 27:

Aku bermimpi pada bulan Ramadhan dan aku tidak tahu apakah aku bermimpi pada hari pertama ataukah hari kedua dan aku juga tidak mengetahui hal ini kecuali setelah aku mengganti celana dalam, maka apa hukum shalat dan shaumnya ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-26] Ihtilam (mimpi) basah di siang hari


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 26:

Apa  hukumnya  seseorang  apabila  dia bermimpi di siang hari di bulan Ramadhan ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-25] Mencumbui istri


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 25:

Apa hukumnya orang yang memeluk istrinya dan menciumnya tanpa berjima’?

Jawab:

Aisyah –radhiyallahu ‘anha- berkata, “Bahwasanya Nabi memeluknya di bulan Ramadhan.” Kemudian Aisyah mengatakan, “Siapa di antara kalian yang paling dapat menahan kebutuhannya?”

Dan Ummu Salamah mengatakan bahwasanya Nabi –radhiyallahu ‘anha- menciumnya, demikian pula Aisyah mengatakan bahwasanya Nabi –shallallahu ‘alayhi wa alihi wa sallam- menciumnya.

Dan Aisyah mengatakan bahwasanya Nabi adalah orang yang paling dapat menahan kebutuhannya. Apakah  Ummul  Mu’minin  ini  termasuk seseorang  yang  paling  dapat  menahan kebutuhannya ataukah tidak. Maka yang jelas bahwasanya hal itu tidak mengapa.

Akan tetapi apabila ditakutkan menyebabkan jima’ maka wajib baginya untuk meninggalkan hal itu.

###

Sumber Asli :
Silsilah Al Muntaqa min Fatawa Asy Syaikh Al Allamah Muqbil bin Hadi Al Wadi’i

Judul Asli : Bulugh Al Maram min Fatawa Ash Shiyam As-ilah Ajaba ‘alaiha Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i

Peringkas : Abu Malik Al Maqthory Abu Tholhah Ad Duba’i

Penerbit :
Al Maktabah As Salafiyyah Ad Da’wiyyah
– Masjid Jamal Ad Din – Al Bab Al Kabir
– Al Yaman – Ta’iz

Seputar Shaum : [Soal ke-24] Berjima’ karena bodoh tentang hukum


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 24 :

Dan apa yang harus dilakukan oleh orang yang terjadi padanya hal ini (jima’) sedangkan dia bodoh tentang hukum ?

Jawab :  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-23] Berjima’ dalam keadaan lupa


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 23:

Apa hukumnya orang yang terjadi padanya hal itu (jima’) sedang dia dalam keadaan lupa bahwa saat itu siang hari dalam bulan Ramadhan?

Jawab:  Continue reading

"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,071 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]