Nasehat

This category contains 23 posts

Rudud : Nasehat Untuk Para Pengagum Maher At Thuwailibi


NASEHAT UNTUK PARA PENGAGUM MAHER AT THUWAILIBI

Oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib   حفظه الله

Nasehat ini saya tujukan kepada kaum Muslimin para pengagum Al Kadzdzab Al Wasikh Maher At Thuwailibi, agar kiranya menjadi pertimbangan dalam mencari teman atau tempat menimba ilmu agama. Karena berapa banyak orang celaka karena teman atau guru. Dan melalui tulisan ini saya berusaha menumpahkan kasih sayangku kepada kaum Muslimin dari bahaya pemahaman sesat Maher At Thuwailibi yang akan merusakkan aqidah dan akhlaq kalian bila kalian dekat dengan orang ini.

Kerusakan parah yang ada pada aqidah dan akhlaqnya ialah :

  1. Dia melakukan gerakan anti terhadap Da’wah Salafiyah dengan menggelari orang-orang yang berusaha mengikuti jejak Salafus Shaleh dengan TALAFI (ARTINYA : ORANG YANG BINASA). Sedangkan SALAFI (ARTINYA : ORANG YANG BERUSAHA MENGIKUTI JEJAK PARA SAFUS SHALEH).

Wahai sekalian Kaum Muslimin, SALAFI itu sesungguhnya adalah simbul perjuangan atau target perjuangan. Jadi kalau ada orang yang menggelari dirinya SALAFI, bukan berarti bahwa dia telah mengikuti seratus persen jejak hidup para Salafus Shaleh. Jadi makanya SALAFI itu ada yang baru sedikit mengikuti jejak para Salafus Shaleh, dan akhlaqnya masih terbawa oleh tabiat asalnya yang jelek. Namun aqidahnya sudah berpegang dengan prinsip AL WALA’ WAL BARA (Cinta Kepada Tauhid Dan Ahlut Tauhid Serta Benci Kepada Syirik Dan Ahlus Syirik, Cinta Kepada Sunnah Dan Ahlus Sunnah Serta Benci Kepada Bid’ah Dan Ahlul Bid’ah). Semoga dengan bertambahnya ilmu tentang Salafus Shaleh, mereka akan terus memperbaiki peri hidup mereka dalam upaya meneladani peri hidup para Salafus Shaleh.

Namun Al Kadzdzab al Waskh Maher At Thuwailibi ketika melihat kesalaha- kesalahan mereka, langsung saja mencap mereka sebaga TALAFI. Dan dia tidak bisa menyembunyikan kebenciannya kepada SALAFI , ketika dia menyataka bahwa SALAFI itu singkatan dari SAhabat LAma FIr’aun. Padahal SALAFI itu dengan berbagai kekurangannya, tetap lebih baik daripada KHALAFI (ORANG YANG MENYELISIHI PARA SALFUS SHALEH). Karena SALAFI adalah orang-orang yang berusaha mewarisi ilmu dan amal para Salafus Shaleh. Walaupun diantara mereka itu ada yang dzalim dan ada pula yang sedang semangatnya dalam mengikuti jejak para Salafus Shaleh dan ada pula darl mereka yang semangatnya penuh untuk mengikuti dan menggali ilmu dan amal para Salafus Saleh. Maka kalian sangat besar dosanya bila menganggap mereka dengan emosi kemarahan kalian sebagai TALAFI atau SAHABAT LAMA FIRAUN.

Allah Ta’ala membagi tingkatan orang-orang Yang mewarisi kitab dalam tiga golongan :

ثم أورثنا الكتاب الذين اصطفينا من عبادنا فمنهم ظالم لنفسه ومنهم مقتصد ومنهم سابق بالخيرات بإذن الله ذالك هو فضل الكبير. – فاطر 32.
“Kemudian Kami wariskan kitab ini kepada orang yang telah Kami pilih dari hamba-hamba Kami, maka dari mereka ada yang dzalim terhadap diri mereka sendiri dan ada pula dari mereka yang sederhana dalam amalannya dan dari mereka ada yang melampaui yang lainya dalam kebaikan dengan izin Allah, yang demikian itu adalah keutamaan yang sangat besar”. S. Fathir 32.

Maka Ahlul Istifa’ (orang yang dipilih oleh Allah untuk mewarisi kitabNya) ada tiga golongan yaitu:

  • Dzalimun linafsihi (yang dzalim terhadap dirinya dengan berbuat dosa)-
  • Muqtashid (yang sederhana dalam mengikuti Al Qur’an dan As Sunnah)-
  • Sabiqun bilkhairat (yang melampaui lainnya dalam kebaikan).

Continue reading

REPOST : Kajian Kitab Min Washayas Salaf (Lengkap)


Bismillah…

Min Washayas Salaf

 

Berikut kami sampaikan Seri Kajian Islam Kumpulan Nasehat-Nasehat dari Para Ulama Salaf  yang termasuk sebagai Ilmu yang menjadi obat bagi agama. Ibrah ini dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib  حفظه الله (Ma’had Ihya ‘Us Sunnah, Degolan, Yogyakarta) di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan yang membahas Kitab Min Washayas As-Salaf , karya Abu Usamah Salim bin ‘Ied Al-Hilali -حفظه الله-. Semoga kajian dari kitab ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua.

Silahkan di simak dan di download di sini :

[Rekam. 01] Min Washayas Salaf 3.6 MB
[Rekam. 02] Min Washayas Salaf 3.7 MB
[Rekam. 03] Min Washayas Salaf 3.3 MB
[Rekam. 04] Min Washayas Salaf 3.5 MB
[Rekam. 05] Min Washayas Salaf 4.4 MB
[Rekam. 06] Min Washayas Salaf 3.6 MB
[Rekam. 07] Min Washayas Salaf 3.4 MB
[Rekam. 08] Min Washayas Salaf 3.4 MB
[Rekam. 09] Min Washayas Salaf 3.2 MB
[Rekam. 10] Min Washayas Salaf 3.8 MB
[Rekam. 11] Min Washayas Salaf 3.5 MB

Untuk mendengar secara online silahkan kunjungi disini : https://archive.org/details/Min_Washayas_Salaf

semoga bermanfaat….

Pembahasan Khusus : Seputar Hukum Ru’yatul Hilal


Bismillah..

Tegak dan Ittiba dalam Manhaj Salaf

 

Berikut kami sampaikan Pembahasan Khusus tentang Seputar Hukum Ru’yatul Hilal – Penentuan Awal Puasa Ramadhan dan I’ed bersama  Al Ustadz Ja’far Umar Thalib  حفظه الله di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan, Degolan, Sleman, Yogyakarta

Silahkan di simak jawabannya dan di download di sini :

Mirror  :  Continue reading

Nasehat : Istiqomah dalam Menghadapi Fitnah


Bismillah..

Berikut kami sampaikan Seri Kajian Islami yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib –hafidhohullah– di  Masjid Al-Firdaus Kartosura Solo yang membahas tentang Nasehat agar bisa tetap istiqomah dalam menghadapi fitnah, pada hari Ahad, 20 Januari 2013.

Silahkan di simak dan di download di sini : Istiqomah dalam Menghadapi Fitnah

Mirror (Google) : Continue reading

Nasehat : Kembali Kepada Alquran dan Assunnah dengan Hati yang Bersih.


Bismillah..

Berikut kami sampaikan Seri Kajian Islami yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib –hafidhohullah– di Gedung IPHI, Baron, Surakarta yang membahas tentang Nasehat Persatuan Bagi Ahlussunnah wal Jama’ah, Kembali Kepada Alquran dan Assunnah dengan Hati yang Bersih, pada hari Ahad, 9 Desember 2012.

Silahkan di simak dan di download di sini : Kembali Kepada Alquran dan Assunnah dengan Hati yang Bersih.

Mirror (Google) :  Continue reading

Nasehat : [Bagian Ke-05/05] Kitab Nasehati Li Ahlis Sunnah


Bismillah..

Berikut kami sampaikan Seri Kajian Islamiyyah yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan Yogyakarta, yang membahas Wasiat Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’ie –rahimahullah yang berjudul “Nasehati Li Ahlis Sunnah”.

Silahkan di simak dan di download di sini :

Mirror (dari google) :  Continue reading

Nasehat : [Bagian Ke-04/05] Kitab Nasehati Li Ahlis Sunnah


Bismillah..

Berikut kami sampaikan Seri Kajian Islamiyyah yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan Yogyakarta, yang membahas Wasiat Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’ie –rahimahullah yang berjudul “Nasehati Li Ahlis Sunnah”.

Silahkan di simak dan di download di sini :

Mirror (dari google) :  Continue reading

Nasehat : [Bagian Ke-03/05] Kitab Nasehati Li Ahlis Sunnah


Bismillah..

Berikut kami sampaikan Seri Kajian Islamiyyah yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan Yogyakarta, yang membahas Wasiat Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’ie –rahimahullah yang berjudul “Nasehati Li Ahlis Sunnah”.

Silahkan di simak dan di download di sini :

Mirror (dari google) :  Continue reading

Nasehat : [Bagian Ke-02/05] Kitab Nasehati Li Ahlis Sunnah


Bismillah..

Berikut kami sampaikan Seri Kajian Islamiyyah yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan Yogyakarta, yang membahas Wasiat Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’ie –rahimahullah yang berjudul “Nasehati Li Ahlis Sunnah”.

Silahkan di simak dan di download di sini :

Mirror (dari google) : Continue reading

"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,201 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]