Khutbah

This category contains 2 posts

Khutbah Jum’at : Orang Sholeh beramal dgn Ikhlas, Orang Munafik beramal dgn Riya’


Bismillah

Allah –Subhanahu wa Ta’ala– berfirman di dalam Al Qur’an Surat An-Nisa’ ayat 142 :

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا

yang artinya : “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali”

Berikut kami sampaikan Khutbah Jum’at yang dibawakan oleh Al Ustadz Ja’far Umar Thalib –hafidhohullah– di Masjid ‘Utsman bin ‘Affan yang menjelaskan tentang sifat-sifat orang yang beramal dengan ikhlas, dan orang yang beramal dengan riya’ berikut dengan dalil-dalil dari  Ayat-ayat Qur’an dan Hadits Rosulullah –shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam– dan pemahaman Salafush Sholeh.

Silahkan di simak dan di download di sini : Orang Sholeh beramal dgn Ikhlas, Orang Munafik beramal dgn Riya’

Mirror (dari Google)  :  Continue reading

Khutbah asy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin رحمه الله تعالى


Bismillah,

berikut ana coba berikan kepada teman-teman semua transkrip khutbah asy Syaikh Ibn Utsaimin رحمه الله تعالى tentang as-Siroh an-Nabawiyah. Dengarkan audionya dan coba cermati cara syaikh membaca. Jangan lupa beri harokat akhir dan kenali nahwunya. Baarokallohufiik, semoga bermanfaat…

download

Continue reading

"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,171 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]