Fatwa

This category contains 28 posts

Seputar Shaum : [Soal ke-28] Berbuka di rumah bagi orang yang akan bepergian


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 28:

Apakah dibolehkan bagi seorang yang bepergian di bulan Ramadhan untuk berbuka terlebih dulu di rumahnya ataukah harus melewati beberapa cara ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-27] Shalat dan shoum setelah ihtilam


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 27:

Aku bermimpi pada bulan Ramadhan dan aku tidak tahu apakah aku bermimpi pada hari pertama ataukah hari kedua dan aku juga tidak mengetahui hal ini kecuali setelah aku mengganti celana dalam, maka apa hukum shalat dan shaumnya ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-26] Ihtilam (mimpi) basah di siang hari


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 26:

Apa  hukumnya  seseorang  apabila  dia bermimpi di siang hari di bulan Ramadhan ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-25] Mencumbui istri


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 25:

Apa hukumnya orang yang memeluk istrinya dan menciumnya tanpa berjima’?

Jawab:

Aisyah –radhiyallahu ‘anha- berkata, “Bahwasanya Nabi memeluknya di bulan Ramadhan.” Kemudian Aisyah mengatakan, “Siapa di antara kalian yang paling dapat menahan kebutuhannya?”

Dan Ummu Salamah mengatakan bahwasanya Nabi –radhiyallahu ‘anha- menciumnya, demikian pula Aisyah mengatakan bahwasanya Nabi –shallallahu ‘alayhi wa alihi wa sallam- menciumnya.

Dan Aisyah mengatakan bahwasanya Nabi adalah orang yang paling dapat menahan kebutuhannya. Apakah  Ummul  Mu’minin  ini  termasuk seseorang  yang  paling  dapat  menahan kebutuhannya ataukah tidak. Maka yang jelas bahwasanya hal itu tidak mengapa.

Akan tetapi apabila ditakutkan menyebabkan jima’ maka wajib baginya untuk meninggalkan hal itu.

###

Sumber Asli :
Silsilah Al Muntaqa min Fatawa Asy Syaikh Al Allamah Muqbil bin Hadi Al Wadi’i

Judul Asli : Bulugh Al Maram min Fatawa Ash Shiyam As-ilah Ajaba ‘alaiha Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i

Peringkas : Abu Malik Al Maqthory Abu Tholhah Ad Duba’i

Penerbit :
Al Maktabah As Salafiyyah Ad Da’wiyyah
– Masjid Jamal Ad Din – Al Bab Al Kabir
– Al Yaman – Ta’iz

Seputar Shaum : [Soal ke-24] Berjima’ karena bodoh tentang hukum


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 24 :

Dan apa yang harus dilakukan oleh orang yang terjadi padanya hal ini (jima’) sedangkan dia bodoh tentang hukum ?

Jawab :  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-23] Berjima’ dalam keadaan lupa


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 23:

Apa hukumnya orang yang terjadi padanya hal itu (jima’) sedang dia dalam keadaan lupa bahwa saat itu siang hari dalam bulan Ramadhan?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-22] Kafarat bagi istri yang berjima’


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 22:

Dan apa pula hukumnya atas seseorang perempuan apabila ia jima’ tersebut dengan keridhaan darinya dan dia tidak mencegah akan hal itu ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-21] Kafarat atas suami yang berjima’


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 21:

Apa yang diwajibkan dari kafarat atas seorang laki-laki yang dia menjima’i istrinya di siang hari bulan Ramadhan ?

Jawab:  Continue reading

Seputar Shaum : [Soal ke-20] Menggunakan peralatan oksigen bagi seseorang yang menderita penyakit sesak nafas


Bismillah… Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah -shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallam-, keluarganya, sahabatnya, dan orang- orang yang mengikutinya. Wa ba’du.

Tanya Jawab bersama Syaikh Muqbil

Fatwa-fatwa Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Al-Fahhamah Muqbil bin Hadi al-Wadi’i seputar shaum. Yang dirangkum dari kitab Qam’u Al-Mu’anid dan Ijabatu As-Sail dan Nashaih wa Fadhaih dan kitab Gharatu Al-Asyrithah.

Soal 20:

Apa pula hukum menggunakan peralatan oksigen bagi seseorang yang menderita penyakit sesak nafas ?

Jawab:  Continue reading

"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,071 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]