Murottal Qur’an

This category contains 1 post

Murottal Syaikh Abu ‘Abdirrahman Yahya bin Ali al-Hajury (30 Juz)


–Update 2.7.1432H–

Download Direct (Mirror 1) : http://www.archive.org

http://safelinking.net/p/498a83ab0d

Download Direct (Mirror 2) : http://www.hotfile.com

http://safelinking.net/p/36df7c19cc

File Hashes: Murottal_Syaikh_Yahya_alHajuri.iso
CRC32: 6BAE0D2A 
MD5: 7D1B52B5DEDE3672945859102C60ED45 
SHA-1: EE1A7A28EEC594AF3589FBC9801C3E665159F153

 Total File:  672 MB


 PETUNJUK

  • Download semua 26 file diatas pada Mirror #2,  lalu ekstrak file menggunakan aplikasi Winrar atau semisalnya.
  • Setelah di ekstrak, akan terbentuk file Murottal_Syaikh_Yahya_alHajuri.iso
  • Silahkan di ‘burning’  file Murottal_Syaikh_Yahya_alHajuri.iso ke CD/DVD menggunakan aplikasi burning favorit anda ATAU  diletakkan di harddisk komputer menggunakan aplikasi Winrar
"Dipersilahkan bagi Ikhwahfillah sekalian bila ingin menuliskan sepatah atau dua patah komentar, tentunya komentar-komentar yang berakhlak mulia dan yang mempunyai kandungan pahala dari Allah -Subhanahu wa Ta'ala- dan diperbolehkan menyebarkan seluruh isi blog ini dengan syarat untuk kepentingan dakwah Islam dan BUKAN untuk tujuan komersil , serta tidak harus menyertakan URL sumbernya. Jazakumullahu khairan. Barakallohufikum,.."

Twitter

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,071 other followers

Mutiara Salaf

Yahya bin ‘Ammar rahimahullah pernah berkata, “Ilmu itu ada lima (jenis), yaitu: (1) ilmu yang menjadi ruh (kehidupan) bagi agama, yaitu ilmu tauhid; (2) ilmu yang merupakan santapan agama, yaitu ilmu yang mempelajari tentang makna-makna Al-Qur’an dan hadits; (3) ilmu yang menjadi obat (penyembuh) bagi agama, yaitu ilmu fatwa. Ketika seseorang tertimpa sebuah musibah maka ia membutuhkan orang yang mampu menyembuhkannya dari musibah tersebut, sebagaimana pernah dikatakan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu. (4) ilmu yang menjadi penyakit dalam agama, yaitu ilmu kalam dan bid’ah, dan (5) ilmu yang merupakan kebinasaan bagi agama, yaitu ilmu sihir dan yang semisalnya.” [Lihat Majmu’ Fatawa (X/145-146), Siyar A’lamin Nubala’ (XVII/482)]

Mutiara Salaf

Mu’aadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata : “Wajib atas kalian menuntut ilmu agama ini, karena mengajarkannya adalah amalan yang baik, mempelajarinya adalah ibadah, mengingatnya kembali adalah tasbih, mengadakan penelitian tentangnya adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shadaqah, dan mengerahkan segala kesungguhan terhadap ilmu ini dengan mengambilnya dari para ulama merupakan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.”
Dengan demikian orang yang mengadakan penelitian tentang ilmu agama ini adalah mujahid fi sabilillah.” [Majmu’ Fatawa jilid 4/109]